Siapa yang tidak kenal kamp favorit di Bandung, Ranca Upas. Cuacanya tenang dan pagi hari yang diselimuti kabut sangat tenang. Ranca Upas atau Kampung Cai adalah salah satu kamp yang terletak di Bandung, Jawa Barat. Tepatnya di Jalan Raya Ciwidey-Patengan, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.

Sejarah Ranca Upas sepertinya belum diketahui banyak orang. Rancaupas awalnya hanya dikenal sebagai kamp dan suaka rusa. Sampai saat ini, sepenuhnya digunakan sebagai tempat wisata. Dalam hal ini, Anda dapat berkemah, memasuki area penangkaran rusa dan memberi mereka makan, hingga terjun ke dua kolam renang berpemanas. Anda bahkan dapat menemukan taman bermain dan kios kafe.

Awalnya Ranca Upas menjadi salah satu tempat latihan Kopassus dan berupa hutan belantara dengan rawa yang luas. Setelah hutan bebas dari satwa liar, Ranca Upas ditetapkan sebagai hutan lindung oleh Perhutani dan kemudian dibuka sebagai tempat berkembang biak.

Ranca Upas sendiri diambil dari bahasa sunda. Ranca berarti rawa dan Upas adalah perwira Perhutani legendaris di kawasan Gunung Patuha. Upas dikatakan seorang perwira berbadan tegap dengan tinggi 198 cm dan pemegang kewarganegaraan Belanda. Upas meninggal saat dalam misi lapangan untuk menjelajahi rawa-rawa di wilayah Ranca Upas. Bahkan jasadnya pun belum ditemukan.

Pada saat pembangunan Ranca Upas, hanya pemilik kijang yang bisa memanggil kijang dan memberi makan langsung. Namun kini, semua orang bisa berinteraksi dan memberi makan rusa secara langsung.

Ranca Upas meliputi area seluas 215 hektar di ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut. Suhu rata-rata di kamp ini adalah 17-20°C pada siang hari dan pada malam hari bisa mencapai 0 °C.

Kawasan ini menawarkan pemandangan yang indah dengan banyak pepohonan dan dikelilingi oleh kawasan pegunungan yang asri. Sehingga kondisi ini membuat setiap minggu selalu ramai dikunjungi wisatawan yang ingin menenangkan pikiran sejenak atau berlibur bersama keluarga.

Salah satu momen yang paling ditunggu pengunjung di pagi hari. Saat itulah kabut mulai muncul menutupi hamparan luas lapangan. Khususnya pada pukul 05.00-07.00 WIB.

Ranca Upas memiliki pemandangan yang indah dan udara yang sejuk. Anda dapat menikmati keindahan pegunungan dan pepohonan di sekitarnya. Namun bagi yang membawa anak-anak, jangan lupa membawa jaket tebal karena udara di Ranca Upas bisa sangat dingin di sore hari.

Untuk bisa masuk ke kawasan Ranca Upas, Anda hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 10.000 per orang. Dan untuk parkir, Rp2.000 untuk kendaraan roda dua, Rp4.000 untuk kendaraan roda empat, dan Rp20.000 untuk bus.

Di sana, pengunjung dapat merasakan berbagai tempat wisata seperti berkemah, penangkaran rusa, wahana outdoor seperti flying fox, paintball, fun games, dan banyak lagi. Tempat ini sering menjadi alternatif tempat wisata di Kabupaten Bandung.

Bagi Anda yang ingin berkemah di Ranca Upas, Anda bisa menyewa tenda beserta perlengkapannya di kios-kios yang ada di kawasan wisata ini. Harga sewa tenda mulai dari Rp100.000 tergantung ukuran tenda.

Sedangkan untuk fasilitas kamar mandi dan tempat ibadah, masih terawat dengan baik. Bagi Anda pecinta kopi, Anda juga bisa menikmati racikan kopi Barista. Semoga sejarah di sekitar Ranca Upas dapat menambah wawasan anda tentang tempat wisata di bandung.

Categories: Rancaupas

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *